Animated flag images by 3DFlags.comSEMOGA SEMUA YANG SAYA UPLOAD DI BLOG INI BERGUNA BAGI TEMAN-TEMAN, BLOG INI SEBAGIAN BESAR BERISI TENTANG BAHAN-BAHAN KULIAH SAYA YANG JUGA SAYA GUNAKAN SEBAGAI ARSIP SENDIRI, JADI BANYAK YANG BUKAN TULISAN SAYA SENDIRI... MOHON DIMAKLUMI Animated flag images by 3DFlags.com

Sabtu, 21 April 2012

Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran


Majunya ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan suatu perkembangan yang memberikan akses terhadap perubahan kehidupan masyarakat, berbagai permasalahan yang ada dapat dipecahkan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan ini juga membawa mayarakat kedalam persaingan global yang semakin ketat, sehingga memaksa suatu bangsa harus berusaha mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya agar mampu berperan dalam persaingan global.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan, sangat penting dalam proses peningkatan sumber daya manusia. Program sekolah dilaksanakan secara teratur dan sistematis, dengan sarana dan prasarana yang memadai serta peran guru sebagai pembimbing akan menghasilkan pemahaman dan penalaran yang cepat bagi siswa dalam pengambilan keputusan. Keberhasilan tentunya juga sangat ditentukan oleh berbagai faktor salah satunya harus ada keterkaitan antar komponen pembelajaran yaitu: tujuan, metode, media, materi, dan evaluasi pembelajaran.
IPA merupakan ilmu pengetahuan yang perlu dikuasai dalam upaya peningkatan sumber daya manusia dan merupakan salah satu bidang studi yang menduduki peranan penting dalam pendidikan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah
Berdasarkan wawancara terhadap guru dan beberapa siswa di SD Negeri 1 Pengkol, bahwa mata pelajaran IPA khususnya fisika dianggap satu pelajaran yang sulit dipahami. Memang untuk dapat memahami ilmu fisika dengan baik diperlukan kemampuan matematis, analisis, dan abstraksi.
Berbagai alat peraga yang dimiliki sekolah saat ini memang sudah cukup memadai. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi, antara lain sulitnya memanajemen kegiatan pembelajaran dimana dengan banyak siswa dan berbagai alat peraga yang perlu penjelasan dalam penggunaannya. Sekarang fisika bukanlah ilmu pelajaran yang mustahil untuk dimodivikasi sedemikian rupa dalam pembelajaran agar lebih efektif.
Sebagai guru yang akan mentransfer pengetahuan kepada siswa kiranya harus mampu melakukan pembaharuan pembelajaran. Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, pada umumnya guru menggunakan media lama sehingga tidak ada perubahan atau kemajuan dalam pembelajaran. Sebagai guru yang profesional, seorang guru diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan lebih inovatif dalam usaha untuk melengkapi materi pelajaran yang akan disajikan di kelas, maka guru sebaiknya mempelajari media pendidikan berbasis komputer (Prasetyo, 2007:2). Salah satu bentuk pembaharuan pembelajaran adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang efektif, menarik dan bermakna bagi peserta didik. Selain itu, bila media dirancang dan dibuat dengan baik makin baik pula media itu dalam menjalankan fungsinya sebagai penyalur pesan, untuk topik-topik tertentu media dapat lebih baik daripada guru dalam menyampaikan pesan, makin baik medianya makin kecil distorsinya dan makin baik pesan itu diterima siswa (Wibawa & Mukti, 1991:7).
Media pembelajaran bermanfaat untuk melengkapi, memelihara dan bahkan meningkatkan kualitas dan proses pembelajaran yang sedang berlangsung, penggunaan media dalam pembelajaran akan meningkatkan hasil belajar, meningkatkan aktivitas siswa, meningkatkan motivasi belajar siswa. Ketepatan penggunaan media pembelajaran tidak terlepas dari pemahaman kita terhadap ragam dan karakteristik media tersebut.
Berkaitan dengan pemilihan media ajar, para ahli memberikan pandangan bahwa belajar dengan menggunakan indera ganda ( pandang dan dengar ) akan memberikan keuntungan bagi siswa yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Media ajar multimedia dipandang dapat mengarahkan pengalaman belajar siswa dari abstrak ke konkret, serta menampilkan stimulus pandang dan stimulus dengar sehingga hasil belajar akan meningkat. Media ajar multimedia mempresentasikan materi dalam bentuk teks, gambar, audio, video, animasi serta menggabungkan link dan tool yang memungkinkan siswa beriteraksi dengan bahan ajar tersebut. Multimedia merupakan salah satu dari media pembelajaran dengan bantuan komputer yang sering disebut sebagai Computer Assisted Intruction (CAI), yang didefinisikan menurut Hick dan Hyde (Ismaniati, 2001:22) yaitu media pembelajaran dimana si belajar berhadapan dan beriteraksi secara langsung dengan komputer. Interaksi tersebut terjadi secara individual, dengan adanya link dan tool memungkinkan siswa untuk memilih materi yang kurang dimengerti.
Berdasarkan observasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Pengkol, yang memiliki 14 perangkat komputer ternyata pemanfaatan yang digunakan dalam pembelajaran masih jarang. Hal ini terlihat bahwa laboratorium tersebut digunakan hanya untuk kegiatan mulok TIK, pemanfaatan untuk mata pelajaran lain belum dilakukan, karena bahan ajar yang dapat dijalankan dengan komputer belum tersedia. Jika ada hanya berbentuk video pembelajaran yang cukup ditampilkan dengan media televisi atau proyektor di mana siswa hanya dapat melihat dan mendengar materi yang disajikan tanpa adanya interaksi. Seharusnya dengan adanya mulok TIK setidaknya siswa sudah mampu menjalankan program komputer atau media ajar yang berbasis komputer. Maka media yang mampu memaksimalkan kemampuan siswa dan merangsang siswa agar lebih aktif dalam memahami suatu pembelajaran sangat diperlukan. Salah satu media yang dapat digunakan yaitu pemanfaatan teknologi multimedia yang sering disebut media pembelajaran multimedia interaktif. Media ini mampu membantu siswa melakukan pembelajaran secara mandiri, dengan menu-menu yang di desain sedemikian rupa sehingga memberi kebebasan kepada siswa untuk memilih materi yang hendak dipelajari khususnya dalam pelajaran IPA topik pesawat sederhana. Materi pesawat sederhana memerlukan informasi yang harus disampaikan melalui  gambar maupun video tentang hal-hal yang bersangkutan dengan kegiatan sehari-hari yang tidak mudah bila dalam pembelajaran hanya disampaikan melalui ceramah maupun buku teks. Multimedia interaktif ini dapat menjadi media pembelajaran yang tidak hanya melibatkan sisi kognitif dan afektif anak tetapi juga psikomotor.
Media interaktif ini diharapkan dapat menemukan pola yang lebih efektif dalam pembelajaran, sehingga setiap materi pembelajaran dapat disajikan sedemikian rupa dan diharapkan lebih menarik, efektif dan melekat, serta hasilnya dapat diterapkan pada setiap mata pelajaran. Khususnya dapat memenuhi kebutuhan media ajar di SD Negeri 1 Pengkol untuk memaksimalkan pemanfaatan laboratorium komputer yang ada, sehingga penggunaannya dapat diterapkan pada pembelajaran selain ekstrakurikuler komputer.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar