Animated flag images by 3DFlags.comSEMOGA SEMUA YANG SAYA UPLOAD DI BLOG INI BERGUNA BAGI TEMAN-TEMAN, BLOG INI SEBAGIAN BESAR BERISI TENTANG BAHAN-BAHAN KULIAH SAYA YANG JUGA SAYA GUNAKAN SEBAGAI ARSIP SENDIRI, JADI BANYAK YANG BUKAN TULISAN SAYA SENDIRI... MOHON DIMAKLUMI Animated flag images by 3DFlags.com

Rabu, 05 Oktober 2011

TUGAS


1.      Jelaskan melalui contoh perbedaan antara cara belajar berbahasa anak yang secara nature dan secara nuture!
Jawab :
Contoh :
.     Di sebuah desa di Perancis, pada tahun 1800, ditemukan anak laki-laki berusia 11-12 tahun yang tinggal di hutan dan sering menyusup ke desa untuk mencari makan. Ketika tertangkap dan dididik oleh direktur Institut Tuna Rungu yaitu Dr. Sicard, anak tersebut tidak dapat berbicara seperti manusia lain. Kemudian ia dididik oleh ahli lain, Jean-Marc-Gaspard Itard. Dibawah asuhan dan didikan yang baru ini, pola laku kehidupan Victor, nama yang diberikan pada anak laki-laki tersebut, dapat berubah namun tetap tidak mampu menggunakan bahasa (Dardjowidjojo, 2003:236-237).
      Di Los Angeles, pada tahun 1970, ditemukan seorang anak perempuan yang disekap oleh orang tuanya di gudang belakang rumahnya. Selama 13 tahun ia tinggal dan sering disiksa ayahnya di dalam gudang tersebut, dan hanya diberi makan namun tidak pernah diajak berbicara oleh orang tuanya. Setelah diselamatkan, anak perempuan tersebut diberi nama Ginie kemudian dilatih agar dapat berbahasa selama 8 tahun, namun ternyata sama halnya dengan Victor pada kasus sebelumnya, ia tetap tidak mampu menggunakan bahasa (Dardjowidjojo, 2003:237).
      Pada contoh kasus diatas, meskipun Victor dan Isabelle juga memiliki kemampuan bawaan untuk menguasai bahasa atau nature, namun karena tidak adanya pengaruh dari lingkungan semenjak mereka dilahirkan atau nuture, Victor tinggal di hutan dan Ginie yang meskipun tinggal dengan orangtuanya sendiri namun hanya disiksa dan tidak pernah diajak bicara, maka usaha yang diupayakan ketika mereka telah berusia lebih dari 10 tahun agar kedua anak tersebut dapat menggunakan bahasa menjadi sia-sia belaka.
Jadi Pemerolehan bahasa yang bersifat nuture berarti bahwa pemerolehan bahasa seseorang itu ditentukan oleh lingkungan sekitar dimana ia berada, sedangkan yang bersifat nature berarti bahwa pemerolehan bahasa itu pada dasarnya merupakan suatu bekal yang telah dimiliki seseorang ketika ia dilahirkan ke dunia.

2.      Jelaskan melalui contoh perbedaan antara strategi belajar bahasa anak yang melalui proses meniru, bermain, dan menyederhanakan bahasa!
Jawab :
  • Meniru adalah kegiatan anak mengulang bunyi –bunyi yang dituturkan sehingga ingatan anak semakin kuat sekaligus mengingat pula cara pengucapannya..
      Contoh : seseorang mengajarkan pada anak kata makan “maem” apabila anak                     lapar.
  • Kegiatan Bermain memegang peran penting dalam pemerolehan bahasa anak. Tanpa mereka sadari, dalam kegiatan bermain mereka berlatih berbicara dan menyimak.
      Contoh : ketika anak bermain dokter-dokteran (bermain peran). Mereka secara       tidak langsung berusaha menjadi karakter sorang dokter sebenarnya.
  • Contoh : ketika anak merasa haus, anak akan mengucapkan kata minum. Secara tidak langsung anak menyederhanakan bahasa. Untuk mewakili ”Saya haus, Saya minta minum” 
3.      Jelaskan dengan memberikan contoh-contoh bahwa pada hakikatnya kemampuan berbahasa anak itu berjalan seiring dengan perkembangan fisisk, mental, intelektual dan sosialnya!
Jawab :
Pada hakikatnya kemampuan berbahasa anak sesuai dengan kebutuhannya. Sekiranya ia dapat memperoleh apa yang diinginkannya tanpa bersusah payah untuk memintanya, maka ia tidak merasa perlu untuk berusaha belajar berbahasa. Jadi motif utama anak berlajar berbahasa ialah agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, keinginan-kenginannya, dan menguasai lingkungannya sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.  
4.      Apa yang dimaksud perkembangan secara horisontal dan vertikal dalam perkembangan bahasa anak itu ? Jelaskan dengan memberikan contoh-contohnya!
Jawab :
Secara Horisontal : Perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh faktor luar yang mengalami proses penyesuaian dengan masyarakat, lingkungan, sekolah, dll.
Contoh : adanya interaksi anak dengan lingkungannya. Dan interaksi tersebut pasti menggunakan bahasa.
Secara Vertikal : perkembangan bahasa anak adalah bakat bawaan yang dimiliki sejak lahir.
Contoh : celotehan merupakan semacam latian untuk menguasai gerak artikulatoris (alat ucap) yang lama kelamaan dikaitkan dengan bermaknaan bentuk bunyi yang diujarkannya

5.      Jelaskan perbedaan fungsi bahasa yang intraksional dengan fungsi bahsa yang heuristik melalui contoh !
Jawab :
Fungsi intraksional, bahasa digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain
Contoh : Adanya suatu komunikasi yang terjadi antara satu individu dengan individu yang lain, guna saling megerti dan memahami maksud bahasa tersebut ( Bahasa Indonesia ) 
Fungsi heuristik, yakni bahasa dapat digunakan untuk belajar dan menemukan sesuatu.
Contoh : Bahasa komunikasi yang disampaikan dalam forum formal ( sekolah, seminar, karya ilmiah, dll ),  untuk mencapai suatu pemahaman bersama guna
menambah informasi dan sebagai suatu cara untuk memecahkan permasalahan.





Sumber :
Buku Ajar Cetak Kajian Bahasa Indonesia
Harjono, Nyoto, Philipus Pirenomulyo. 2009. Kajian Bahasa Indonesia. Salatiga. Widya Sari Press

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar